**Judul: Sementara** (Verse 1) Langit biru berganti senja, waktu berlalu tanpa sisa. Manusia sibuk mengejar dunia, lupa bahwa semua fana. (Pre-Chorus) Istana tinggi, emas berlian, takkan terbawa ke peristirahatan. Namun mengapa, masih serakah, seolah hidup takkan berakhir sudah? (Chorus) Sementara… hanya sementara… hidup ini tak kekal selamanya. Tapi mengapa… manusia lupa… mengumpulkan harta, melupakan jiwa? (Verse 2) Setiap langkah, mendekat akhir, namun mereka terus terpikat. Saling berlomba menumpuk dunia, lupa bekal di kehidupan nyata. (Bridge) Saat tiba waktunya, semua tak ada artinya. Hanya amal dan cinta, yang kan menyertai kita. (Outro) Sementara… hanya sementara… sadarlah sebelum terlambat sudah…