(Verse 1) Kau datang dengan kata-kata yang tajam Menghakimi apa yang tumbuh dari tanah ini Adat dan budaya kami, kau sebut sesat Tapi apakah yang kau bawa lebih terang dari matahari? (Pre-Chorus) Kau bangga dengan ajaran yang datang dari jauh Tanpa tahu, kami punya akar yang kokoh Jangan kira kau lebih tahu dari sejarah Karena kami hidup dengan jiwa yang lebih tua (Chorus) Kami adalah anak bumi, kami tak akan menyerah Meski kau sebut kami sesat, kami tetap berdiri teguh Dari Nusantara yang tak pernah lelah Kami berakar kuat, tak terpengaruh dunia seberang (Verse 2) Kau sebut kami buta, tak tahu mana yang benar Tapi kami hidup dalam kebijaksanaan dan keluhuran Jangan ajarkan kami jalanmu yang suka perang Karena kami punya ajaran budi pekerti (Pre-Chorus) Kau bawa kata-kata, tapi kosong tanpa jiwa Kami punya cerita yang tak pernah terbeli Jangan menilai hanya dari apa yang tampak Karena jiwa kami lebih tua dari apa yang kau pelajari (Chorus) Kami adalah anak bumi, kami tak akan menyerah Meski kau sebut kami sesat, kami tetap berdiri teguh Dari Nusantara yang tak pernah lelah Kami berakar kuat, tak terpengaruh dunia seberang (Bridge) Di setiap batu, di setiap pohon, ada cerita Yang kau abaikan, tapi kami jaga dengan setia Kami tak butuh pengakuan, hanya kehormatan Menjaga warisan leluhur, hingga akhir zaman (Outro) Kau boleh datang, kau boleh bicara Tapi budaya kami tetap ada, takkan hilang oleh waktu Kami tetap berdiri, dengan suara yang menggema Dari tanah Nusantara, kami takkan mundur