Di layar kecil cahaya terang, Semua berlomba jadi bintang. Gaya hidup jadi pertunjukan, Pamer kemilau tanpa tujuan. Setiap sudut jadi panggung, Senyum palsu jadi penanggung. Filter indah tutupi wajah, Tapi di baliknya hati resah. Tak perlu harta atau mahkota, Cukup gambar dan sedikit kata. Kebenaran sering terlupakan, Asal sorotan ada di tangan. Berlomba-lomba demi pujian, Tak sadar hilang kejujuran. Jiwa kosong, rasa melayang, Dunia maya bawa terbayang. Namun, siapa peduli yang nyata? Ketika semua haus dipuja. Gaya hidup hanyalah drama, Kehidupan jadi fatamorgana. Tak perlu harta mahkota, Cukup gambar sedikit kata. Kebenaran sering terlupakan, Asal sorotan ada ditangan. Mari bertanya pada nurani, Apa arti dunia ini? Sebelum kita hilang terkikis, Tenggelam dalam mimpi manis. Panggung ini tak bertepi, Semua bermain peran sendiri. Namun apakah itu berarti? Atau hanya ilusi yang dicari?