Langkahku berdebu di jalan yang sunyi, Jejak luka masih terpatri di hati. Gelap memeluk, menghantui jejakku, Namun angin berbisik, “Lepaskan dirimu.” (Pre-Chorus) Aku tinggalkan bayang-bayang semu, Menyongsong cahaya, aku belajar merindu. (Chorus) Biarkan gelap jadi kenangan, Kini ku arungi pagi yang menjanjikan. Di ujung lorong ada harapan, Fajar baru menyapa dalam keheningan. (Verse 2) Masa lalu seperti badai yang bergemuruh, Namun jiwaku kini belajar untuk teduh. Kubuka pintu pada terang yang memanggil, Hapuskan luka, biarkan cinta menyusul. (Pre-Chorus) Tak lagi terikat rantai bayang kelam, Ku menari dalam cahaya yang menghantam. (Chorus) Biarkan gelap jadi kenangan, Kini ku arungi pagi yang menjanjikan. Di ujung lorong ada harapan, Fajar baru menyapa dalam keheningan. (Bridge) Meski jalan ini penuh kerikil tajam, Kudengar nyanyian angin yang menenangkan. Aku tahu, aku mampu melangkah, Sebab cahaya takkan pernah menyerah. (Outro) Dan bila esok mentari tersenyum, Aku berdiri, lepas dari semua muram. Kisah ini, sebuah bab baru, Aku dan fajar, menjemput hidup yang baru.