Bukan Kopi-文本歌词

Bukan Kopi-文本歌词

Neo Hana
发行日期:

(Verse 1) Segenggam puja tersirat di matamu, seperti senja yang malu-malu. Kamu datang mengusir kelam, mengisi nafas yang hampir tenggelam. Namun setiap teguk ada akhirnya, seperti hangat yang tak selamanya, kamu menghidupkan, kamu menghilang, meninggalkan jejak yang selalu terkenang. (Reff) Kamu bukan kopi, tapi rasa ini, hangatnya singgah, pahitnya abadi. Meski kau hilang, jejakmu tak pergi, mengajarkan rindu yang tak terhenti Kamu bukan kopi, tapi bagiku, kau tetap ada di setiap waktu. (Verse 2) Uapmu hilang, perlahan mengabur, seperti angan yang tak pernah jujur. Setiap nyala pasti meredup, tinggalkan gelap, tinggalkan tubuh. Namun aku masih menggenggam bayang, cinta yang rapuh, tapi tetap tenang. Kamu fana, tapi tetap berarti, seperti kopi di pagi yang sepi. (Reff) Kamu bukan kopi, tapi rasa ini, hangatnya singgah, pahitnya abadi. Meski kau hilang, jejakmu tak pergi, mengajarkan rindu yang tak terhenti. Kamu bukan kopi, tapi bagiku, kau tetap ada di setiap waktu. (Bridge) Kini aku tahu kehilangan itu indah, seperti malam yang memeluk resah. Tanpa pahit, tiada makna, tanpa gelap, tak ada cahaya. (Reff) Kamu bukan kopi, tapi rasa ini, hangatnya singgah, pahitnya abadi. Meski kau hilang, jejakmu tak pergi, mengajarkan rindu yang tak terhenti. Kamu bukan kopi, tapi bagiku, kau tetap ada di setiap waktu. (Outro) Kamu bukan kopi, hanya sesaat, tapi rasamu tak pernah tamat.