Terasa hangatnya tubuh mu kala itu, saat kau memeluk dinginnya tubuh ku Terlihat indahnya senyummu kala itu, saat kau tersenyum karena diriku Namun itu dulu, sebelum cerah berlalu Kini ku hanya bisa menunggu, kehadiranmu... Di sudut kota bandung ini ku lihat, kehadiranmu yang melekat Di dalam otak kiri ini ku ingat, saat bersamamu Tercium wanginya aroma di baju mu, saat kau berada di sisi ku Terbuai, oh hatiku tersipu malu! Oleh karena mu Namun itu dulu, sebelum semua berlalu Kini ku hanya bisa menunggu, kehadiranmu... Di sudut kota Bandung ini ku lihat, kehadiranmu yang melekat Di dalam otak kiri ini ku ingat saat bersamamu (Rasanya, kala itu sangat indah ya) (Canda tawa kita) (Mengisi cerah nya hari) (Namun kini) (Kamu berhenti) (Aku pun berhenti) (Dan kisah kita, berakhir sampai disini) Di sudut kota Bandung ini ku lihat, kehadiranmu yang melekat. Di dalam otak kiri ini ku ingat Saat bersamamu (uoo.. ooo...) (ooo... ooo... yang melekat) (Ooo... ooo... ooo... ku rindu padamu...)