KUNTI aku disini dibawah rindangnya malam merintih sedih dalam kepedihan kekasih sirami hati dengan pedih disini aku hanya bisa merintih aku melayang seringan angin malam kaki tak mampu menggapai tanah basah hanya gaunku yang terjuntai di rerumputan kain putih bersimbah noda kepedihan kau yang kucinta hilang ditelan bumi hanya kenangan yang hadir dalam lirih dan sejuta kecewa melayang saat pedih namun kau tetap kunanti dalam perih sukmaku melayang meninggalkan raga tanpa tangisan duka atas kepergianku betapa ingin kukembali kemasa dulu tapi dunia bukan lagi alamku alamku dan alammu kini tak sama lagi rasaku dan rasamu kini tak satu lagi kamu berjalan dengan kaki-kakimu aku berjalan dengan kepedihan ku kini aku adalah lambang dari ketakutan tak ada yang sudi melihatku lagi setiap saat aku adalah simbol kepedihan dan kutunggu kamu di alam yang kekal ini {melody) sukmaku melayang meninggalkan raga tanpa tangisan duka atas kepergianku betapa ingin kukembali kemasa dulu tapi dunia bukan lagi alamku alamku dan alammu kini tak sama lagi tanpa tangisan duka atas kepergianku betapa ingin kukembali kemasa dulu tapi dunia bukan lagi alamku kini aku adalah lambang dari ketakutan tak ada yang sudi melihatku lagi setiap saat aku adalah simbol kepedihan dan kutunggu kamu di alam yang kekal ini