Kau yang dulu pernah datang disini Berbagi rasa dan mengisi sepi Namun sekarang kini kau tlah pergi Meninggalkan jejak langkah memori Tutur lembut bila bersua Memaki kau yang dibalik kata Menilai makna sebuah logika Kau memang sang pemeran utama Bermain kata, bersilat lidah Seorang insan bermuka dua Jangan kau datang lagi dihadapanku Kau hanyalah sang benalu di hidupku Tak kan pernah ku terhenti sampai nanti ku disini Pergilah saja, dan jangan kembali Kau bukanlah seorang manusia Yang di ciptakan dengan sempurna Omongmu yang terdengar jenaka Yang kau ucapkan hanyalah sampah Ku tak ingin kau kembali lagi Tuk berada lagi disini Ku kan tetap melangkah pergi Dengan semua rasa ambisi Jangan kau datang lagi dihadapanku Kau hanyalah sang benalu di hidupku Tak kan pernah ku terhenti sampai nanti ku disini Pergilah saja, dan jangan kembali Gugurnya satu kan tumbuh seribu Tanpa dirimu ku kan melangkah maju Ku akan tetap tuk mengurangi waktu Sudahlah kau pergi, dengan semua ambisimu