[Rapped intro Yo, dulu tawa kita lantang di udara, Sekarang sunyi, hanya luka yang bicara. Langkahku berat di jalan yang gelap, Masa lalu menghantui, hatiku terserap. Dingin malam ini, aku hanya diam, Merenung kesalahan, menatap kelam. Waktu tak kembali, janji hilang makna, Yang tersisa hanyalah rasa yang terluka. [Verse 1 Hening malam temani langkahku. Bayangmu masih membelenggu. Rindu bergema di sudut hatiku. Namun waktu tak sudi berpadu. [Chorus Sungguh ku tak mampu berkata, Hanya sesal mengisi jiwa. Pedih ini nyata, waktu tak kembali, Masa lalu terus membayangi [Interlude [Solo instrumental [Rapped Verse 2 Langit redup, hujan pun tak berbicara, Kenangan jatuh di tiap tetes air mata, Senyummu hadir dalam setiap doa, Namun jawabnya hanyalah sunyi semata. [Chorus Sungguh ku tak mampu berkata, Hanya sesal mengisi jiwa. Pedih ini nyata, waktu tak kembali, Masa lalu terus membayangi [Rapped Bridge Jarum jam terus berputar, waktu takkan berhenti, Ingin ku putar kembali, saat kita masih berseri. Tapi kenangan hanya bayangan, memudar perlahan Kini ku coba ikhlas, meski hati masih terluka. Kau pergi tinggalkan jejak yang hampa, Diri ini terdampar dalam luka, Sendiri mencari arti yang sirna, [Chorus Sungguh ku tak mampu berkata, Hanya sesal mengisi jiwa. Pedih ini nyata, waktu tak kembali, Masa lalu terus membayangi [Rapped outro Hari-hari berlalu, kesepian terasa semakin berat, Mencari kehangatan, tapi tak terjangkau, semakin terisolasi. Waktu terus berlari, kenangan terasa semakin menghimpit, Terjebak di masa lalu, dengan luka yang tak terobati.