(Intro) .................. (Verse 1) Kemarin tarik tunai, dompet langsung lemas, Gajian baru masuk, kini sudah lenyap, Tagihan menumpuk, bikin kepala panas, Kerja siang malam, impian pun terserap. (Pre-Chorus) Walau berat kujalani, Langkah maju takkan berhenti, (Chorus) Tarik nafas, tarik kuat, tetap semangat, Walau dompet kosong, hati jangan remuk, Rezeki kan datang, sabar hai sahabat, Hidup itu seni, meski sering terpuruk. (Verse 2) Berangkat pagi buta, pulang tengah malam, Mengejar mimpi yang terasa semakin jauh, Tapi ku percaya, semua pasti tenang, Esok ada harapan, yang kini masih rapuh. (Pre-Chorus) Walau berat kujalani, Langkah maju takkan berhenti, (Chorus) Tarik nafas, tarik kuat, tetap semangat, Walau dompet kosong, hati jangan remuk, Rezeki kan datang, sabar hai sahabat, Hidup itu seni, meski sering terpuruk. (Verse 3) Kadang ku tertawa walau rasa pahit, Hidup memang keras tapi tak menyerah, Doa jadi senjata, tekad jadi kuat, Pelangi kan datang setelah badai redah. (Chorus) Tarik nafas, tarik kuat, tetap semangat, Walau dompet kosong, hati jangan remuk, Rezeki kan datang, sabar hai sahabat, Hidup itu seni, meski sering terpuruk. (Outro) Kemarin tarik tunai, kini tarik nafas, Hidup terus berjalan, mari kita gerak, Tagihan boleh banyak, ku tetap bebas, Selama ada tekad, masa depan cerah.