Kakek nenek moyangku seorang pelaut Setiap hari bangun pagi tuk melaut Mereka kadang pulang dengan tangan hampa Tapi mereka golongan orang yang mulia Mereka hidup dalam terang kejujuran Sabar dan syukur menjadi kaki dan tangan Menyapa tetangga melayani saudara Bagi mereka hidup adalah cinta Bukan seperti kalian Para oknum bajingan Setiap hari kalian bangun pagi Yang terpikir hanya memperkaya diri Mencuri merampas merampok tak peduli Hati kalian terkunci, kalian sungguh pantas mati Hei, Oknum Bajingan! Kalian mengaku keturunan para pelaut Tapi tumbuh sebagai seorang pengecut Kalian abaikan darah dan keringat sesama Yang kalian lakukan itu sungguh hina Hei, para bajingan Kalian pikir kalian pemenang? Setiap hari kalian bangun pagi Yang terpikir hanya memperkaya diri Mencuri merampas merampok tak peduli Hati kalian terkunci, kalian sungguh pantas mati Oh Tuhan tolong hukumlah mereka Di dunia dengan darah mereka Kelak jadikan mereka batubara Yang menjadi bahan bakar api neraka Hei, para bajingan Kalian pikir kalian pemenang? Setiap hari kalian bangun pagi Yang terpikir hanya memperkaya diri Mencuri merampas merampok tak peduli Hati kalian terkunci, kalian sungguh pantas mati Setiap hari kalian bangun pagi Yang terpikir hanya memperkaya diri Mencuri merampas merampok tak peduli Hati kalian terkunci, kalian sungguh pantas mati