Dalam kehampaan yang merajalela, Aku tersesat di labirin hati sendiri, Gelapnya malam, sunyi menyerang jiwa, Tak ada teman, hanya bayangan yang setia. Oh, dalam kehampaan ini, Rindu merangkai luka yang tak terhenti, Hati ini mengembara, mencari terang, Di antara sepi, aku berkelana, tak berkesudahan. Suara angin berbisik lembut, Mengingatkan saat kita pernah tertawa, Kini semua rasa terbenam dalam kelam, Sendiri merana, tak ada satu pun sisa. Oh, dalam kehampaan ini, Rindu merangkai luka yang tak terhenti, Hati ini mengembara, mencari terang, Di antara sepi, aku berkelana, tak berkesudahan. Di antara bintang yang redup, Ku harap mimpi datang menjemput, Namun kenyataan tak pernah berpihak, Hidup dalam hampa, oh, hatiku terikat. Kuhimpun sisa harapan yang tersisa, Membuat jalan meski terantuk rasa, Ada cahaya samar yang memanggilku, Tetap aku bertahan, meski pedih menunggu. Oh, dalam kehampaan ini, Rindu merangkai luka yang tak terhenti, Hati ini mengembara, mencari terang, Di antara sepi, aku berkelana, tak berkesudahan.