Verse 1) Secangkir kopi di tangan ini Adalah waktu yang tak bisa kembali Di dalamnya terkandung cerita Tentang segala yang tak terucap oleh kata (Verse 2) Rasa ini adalah perjalanan Mengajarkan tentang kearifan Setiap teguknya mengingatkan Bahwa hidup bukan tentang cepatnya tiba (Chorus) Secangkir kopi, kau mengajarkanku sabar Melalui hitam dan pahit, kita temukan arti sederhana, namun kaya makna Menyelami kehidupan, dengan segala perbedaan (Verse 3) Aku menatap permukaan yang tenang Seperti hidup yang kadang hanya ilusi Mungkinkah yang kita lihat hanyalah bayangan? Atau setiap detik adalah jawaban yang terlambat? (Chorus) Secangkir kopi, kau mengajarkanku sabar Melalui hitam dan pahit, kita temukan arti sederhana, namun kaya makna Menyelami kehidupan, dengan segala perbedaan (Bridge) Apa yang kita cari di luar sana? Jika yang sejati ada di dalam hati Kopi ini hanyalah cermin yang memperlihatkan Nikmati prosesnya seperti hidup yang harus dijalani Bahwa hidup, seperti kopi, perlu waktu untuk dimengerti (Chorus) Secangkir kopi, kau mengajarkanku sabar Melalui hitam dan pahit, kita temukan arti sederhana, namun kaya makna Menyelami kehidupan, dengan segala perbedaan