Aroma Senja (Acoustic)-文本歌词

Aroma Senja (Acoustic)-文本歌词

Chill Cafe Collective
发行日期:

(Verse 1) Di balik jendela, waktu membeku, Langit jingga seperti kanvas rindu. Aroma kopi bercampur nostalgia, Menyapu hati yang pernah lupa. (Pre-Chorus) Setiap denting jam adalah puisi, Mengalir pelan di celah mimpi. Ruang kecil ini jadi semesta, Tempat cerita tumbuh tanpa suara. (Chorus) Dan senja bicara lewat cangkir tua, Menitipkan pesan yang tak punya kata. Melodi gitar temani langkah hari, Menghangatkan hati yang mencari arti. (Verse 2) Bayang matahari menari di dinding, Seperti kenangan yang ingin pulang. Hati berdetak pelan mengikuti nada, Seperti hujan yang merindu tanahnya. (Pre-Chorus) Ada cerita dalam tiap tegukan, Rindu yang tumbuh tanpa alasan. Kita duduk, diam, dan mendengar, Cinta yang berbicara lewat getar. (Chorus) Dan senja bicara lewat cangkir tua, Menitipkan pesan yang tak punya kata. Melodi gitar temani langkah hari, Menghangatkan hati yang mencari arti. (Bridge) Di sini kita temukan jalan, Lewat nada yang saling berpegang. Sejenak lupa dunia di luar, Hanya ada kita dan gitar yang berbisik pelan. (Outro) Saat malam datang, lampu mulai redup, Nada terakhir adalah pelukan yang lembut. Aroma senja tetap tinggal di sini, Menemani hati hingga pagi.