Aku melihat sisi kaca dari bagian paling dalam Saat pecah hening beling bening menjadi hitam Tersadar ku rapu dikalah pagi menjemput malam Aku sadar hidupku kali ini terlihat kelam Ku lewati zona waktu seiring roda berputar Rotasi terhambat utuh patah sakit tertakar Ku punya banyak tekat bertahan dengan niat Esok atau lusa ku ikat segalah yang penat Tak banyak bisa ku lakukan laksmana kereta tanpa tukang Bukan tak kuat hidup ajarkan ku tuk pantang jelas tersirat Tersurat dari setiap perjalanan Aku berencana penguasa yang tentukan Ambil hikma temukan setimpal makna maka dimana bahagia lakukan tanpa hina Moto diri harum Molto sembari lihat isi sampul jika kemarin sempat gagal nikmat jalanan tumpul Kau tak perlu cemas karna sering terjatuh Hilangkan keraguan berdiri untuk maju Tinggalkan bebanmu lepaskan masalah bersama kita pastikan merahi asa Ini hanya tentang manusia dan hidup kemana langka berjalan pasti tuhan kan jemput Redup lampu omong kosong berisikan ocehan Mimpikan masa sulit tinggikan banyak torehan Jangan bungkam apabila dari mreka berkata Kau gagal Takan bisa jadi apa Nilai mreka Takan rubah poin di rapot kau konsisten dengan tekat pasti sukses kau jemput Setia pada moment jalani tanpa coment Apabila masih gagal lihat bulan lihat tanggal main solo sebut tunggal bukan bual terjual jasa hilang akal jatuh mu jadikan bekal Kekal proses jadi pengalaman panjang Kadangkala kadang lelah kita kalah patah mu bukan penghalang kau renang lewati arus gelombang sampai tiba saat pengakuan kalau kau pastikan menang Kau tak perlu cemas karna sering terjatuh Hilangkan keraguan berdiri untuk maju Tinggalkan bebanmu lepaskan masalah bersama kita pastikan merahi asa Kau tak perlu cemas karna sering terjatuh Hilangkan keraguan berdiri untuk maju Tinggalkan bebanmu lepaskan masalah bersama kita pastikan merahi asa