Malam sunyi, kau terpaku di layar
Jari-jarimu menari di atas angka liar
Pikirmu menang, namun kenyataan pahit
Hidup perlahan menjadi permainan sulit
Gara-gara judol, kau lupa segalanya
Janji-janji manismu jadi ilusi
Gara-gara judol, rumah jadi sepi
Abang kalah sebelum bermain lagi
Ponselmu lebih kau cintai dariku
Mimpi-mimpi palsu kau peluk dalam waktu
Setiap login adalah harapan baru
Tapi kenyataan membuatmu semakin jauh
Gara-gara judol, kau lupa segalanya
Janji-janji manismu jadi ilusi
Gara-gara judol, rumah jadi sepi
Abang kalah sebelum bermain lagi
Aku masih di sini, berharap sadar
Tapi sampai kapan aku harus bersabar?
Gara-gara judol, kau lupa segalanya
Janji-janji manismu jadi ilusi
Gara-gara judol, rumah jadi sepi
Abang kalah sebelum bermain lagi