\"Kilau yang Pudar (Lacur Kedok Bisnis)\"
(Verse 1)
Dulu kau bersinar di atas panggung,
Namamu terukir, semua terpukau,
Tawa dan tepuk tangan mengiringi langkah,
Sekarang sepi, semua hilang begitu cepat.
(Pre-Chorus)
Merchandise dijajakan, tak laku di tangan,
Kenangan masa lalu tinggal jadi bayangan.
Di balik senyum palsu yang kau sembunyikan,
Terpaksa menjual lebih dari sekadar impian.
(Chorus)
Kilau yang pudar, semua memudar,
Hanya tersisa nama yang jadi bahan lelucon,
Kau jual merchandise, bahkan tubuhmu,
Berharap ada yang datang, tapi semua tak peduli lagi.
(Verse 2)
Foto-foto lama di dinding yang retak,
Hanya sisa memori dari masa kejayaan,
Di malam gelap, kau tawarkan lebih banyak,
Bukan karena ingin, tapi karena keadaan memaksa.
(Pre-Chorus)
Bayangan mimpi hancur, uang tak lagi datang,
Kau mencoba bertahan di dunia yang kejam,
Menjual diri demi satu kesempatan,
Kau berharap, tapi semua perlahan tenggelam.
(Chorus)
Kilau yang pudar, semua memudar,
Hanya tersisa nama yang jadi bahan lelucon,
Kau jual merchandise, bahkan tubuhmu,
Berharap ada yang datang, tapi semua tak peduli lagi.
(Bridge)
Di balik gemerlap dunia yang dulu kau puja,
Kini hanya kegelapan yang menyelimuti hati,
Kau bertahan dengan sisa-sisa mimpi,
Tapi semua hilang, tiada yang peduli lagi.
(Chorus)
Kilau yang pudar, semua memudar,
Hanya tersisa nama yang jadi bahan lelucon,
Kau jual merchandise, bahkan tubuhmu,
Berharap ada yang datang, tapi semua tak peduli lagi.
(Outro)
Dan di akhirnya, kau pun tahu,
Kilau yang pudar takkan kembali bersinar,
Merchandise dan tubuh hanyalah bayangan,
Dari hidup yang tak lagi bermakna.