Di tengah kota, iklan bersinar terang,
Janji manis mengundang, tapi itu perang,
Pinjol datang, bawa beban di punggung,
Bunga mencekik, hidupmu mereka kantung.
Serigala berbulu domba, siap menjerat,
Ketika kau terjatuh, mereka tepuk tangan erat,
Cicilan jadi rantai, mimpi jadi debu,
Sementara penguasa diam, seakan tak tahu.
Chorus:
Penjajahan modern, nama lain utang,
Bebas diizinkan, diundang, dibentang,
Pemerintah bungkam, biarkan rakyat tenggelam,
Ini jerat kejam, kebebasan terpendam.
Setiap tanda tangan, itu langkah ke jurang,
Data pribadimu, mereka jual terang-terangan,
Gagal bayar? Teror datang bertubi-tubi,
Harga dirimu dihancurkan tanpa simpati.
Ironi berdiri, undang-undang membela,
Rakyat kecil menangis, tapi siapa peduli?
Hukum melindungi mereka yang berkuasa,
Kita hanya angka dalam sistem penuh dosa.
Chorus:
Penjajahan modern, nama lain utang,
Bebas diizinkan, diundang, dibentang,
Pemerintah bungkam, biarkan rakyat tenggelam,
Ini jerat kejam, kebebasan terpendam.
Kita teriak lantang, tapi suara dipadamkan,
Yang kaya makin kaya, yang miskin hilang harapan,
Mereka bilang solusi, tapi itu ilusi,
Pinjol adalah bom waktu, hancurkan visi.
Hancurkan sistem yang rakus dan palsu,
Keadilan hanya mimpi, dunia terasa abu-abu,
Bersatu lawan ini, jangan diam dalam sepi,
Bangun dari mimpi buruk, bebaskan diri.
Chorus:
Penjajahan modern, nama lain utang,
Bebas diizinkan, diundang, dibentang,
Pemerintah bungkam, biarkan rakyat tenggelam,
Ini jerat kejam, kebebasan terpendam.
Pinjol bukan solusi, hanya luka berduri,
Kita butuh aksi nyata, bukan alasan basi,
Bangkit dan lawan, ini panggilan jiwa,
Hentikan penjajahan, bebaskan bangsa kita!