(Verse 1)
Kata-katamu manis beracun,
Mengalir lembut bagai angin malam,
Tatapanmu tajam menikam kalbu,
Seketika ku tak mampu berpaling darimu.
(Pre-Chorus)
Langkahmu seperti tari di awan,
Pesonamu menjelma mimpi di siang terang,
Hatiku bimbang tapi kau begitu memesona,
Rayuan mautmu, aku tak bisa mengelak.
(Chorus)
Rayuan mautmu, membakar hatiku,
Mengikat jiwa yang dulu bebas melangkah,
Kau sihir aku, tak ada yang tersisa,
Rayuan mautmu, aku terjerat cinta.
(Verse 2)
Setiap kata bagaikan mantra,
Menyentuh jiwa hingga ke sukma,
Kau hadir bagai badai di malam sunyi,
Membuatku terhanyut, tak tahu arah lagi.
(Pre-Chorus)
Langkahmu seperti tari di awan,
Pesonamu menjelma mimpi di siang terang,
Hatiku bimbang tapi kau begitu memesona,
Rayuan mautmu, aku tak bisa mengelak.
(Chorus)
Rayuan mautmu, membakar hatiku,
Mengikat jiwa yang dulu bebas melangkah,
Kau sihir aku, tak ada yang tersisa,
Rayuan mautmu, aku terjerat cinta.
(Bridge)
Mungkin aku tahu, ini berbahaya,
Tapi bagaimana bisa kuhindari pesonamu?
Hatiku memohon, tapi aku pun ragu,
Rayuan mautmu, aku menyerah padamu.
(Chorus - Repeat)
Rayuan mautmu, membakar hatiku,
Mengikat jiwa yang dulu bebas melangkah,
Kau sihir aku, tak ada yang tersisa,
Rayuan mautmu, aku terjerat cinta.
(Outro)
Rayuan mautmu, abadi di anganku,
Meninggalkan jejak tak terhapus waktu.
Oh - oh, yeah