Lihat cermin, siapa di sana?
Wajah lelah, cerita yang fana.
Bekas luka, cerita di kulit,
Namun hati tetap ingin bangkit.
Aku merangkul semua lukaku,
Tak lagi takut dengan masa lalu.
Setiap retak, ada cahaya,
Aku belajar cinta dari nestapa.
Kini damai, kini ku mengerti,
Diri ini layak untuk dicintai.
Pernah jatuh, pernah tersesat,
Langkah kecil ku jejak berat.
Namun kini ku peluk diriku,
Dengan segala yang pernah biru.
Aku merangkul semua lukaku,
Tak lagi takut dengan masa lalu.
Setiap retak, ada cahaya,
Aku belajar cinta dari nestapa.
Kini damai, kini ku mengerti,
Diri ini layak untuk dicintai.
Setiap gores, sebuah pelajaran,
Setiap tangis, jalan ke depan.
Kini ku tahu, semua ini bagian,
Dari perjalanan yang ku genggam.
Lihat cermin, siapa di sana?
Senyum kecil, cahaya yang nyata.
Aku yang utuh, aku yang sejati,
Dengan luka, aku tetap berarti.