Netizen sibuk di dunia maya,
Ngomentarin apa aja yang ada,
Kadang serius, seringnya cuma gaya,
Hidupnya scroll-scroll tiada jeda.
Suka bikin drama tiada alasan,
Katanya bercanda, tapi hati jadi rusak perlahan,
Jari-jari mengetik tanpa pikiran,
Saling serang, padahal kenal pun bukan.
Follower banyak, katanya punya kuasa,
Ngatur-ngatur hidup orang semau rasa,
Tapi kalau dikritik langsung tersulut asa,
Lupa kalau dunia nyata tak sebercanda.
Netizen, kau hebat sekaligus mengherankan,
Suaramu nyaring, walau kadang menyakitkan,
Semoga bijak tumbuh di hati perlahan,
Agar maya jadi tempat lebih menyenangkan.
Netizen, kau hebat sekaligus mengherankan,
Suaramu nyaring, walau kadang menyakitkan,
Semoga bijak tumbuh di hati perlahan,
Agar maya jadi tempat lebih menyenangkan.
Suka bikin drama tiada alasan,
Katanya bercanda, tapi hati jadi rusak perlahan,
Jari-jari mengetik tanpa pikiran,
Saling serang, padahal kenal pun bukan.
Follower banyak, katanya punya kuasa,
Ngatur-ngatur hidup orang semau rasa,
Tapi kalau dikritik langsung tersulut asa,
Lupa kalau dunia nyata tak sebercanda.
Netizen, kau hebat sekaligus mengherankan,
Suaramu nyaring, walau kadang menyakitkan,
Semoga bijak tumbuh di hati perlahan,
Agar maya jadi tempat lebih menyenangkan.
Netizen, kau hebat sekaligus mengherankan,
Suaramu nyaring, walau kadang menyakitkan,
Semoga bijak tumbuh di hati perlahan,
Agar maya jadi tempat lebih menyenangkan.
Netizen, kau hebat sekaligus mengherankan,
Suaramu nyaring, walau kadang menyakitkan,
Semoga bijak tumbuh di hati perlahan,
Agar maya jadi tempat lebih menyenangkan.