Dalam sunyi aku termenung,
Mencari arti yang hilang di waktu.
Hati yang retak, tak bisa sembuh,
Terbawa angin, kenangan pilu.
Bayang dirimu terus menghantui,
Seolah waktu tak mau berhenti.
Semua tanya, tak ada jawab,
Hanya luka yang terus mengendap.
Langit kelam menjadi saksi,
Air mata jatuh tak terhenti.
Mengapa cinta harus pergi,
Menyisakan luka di hati ini?
Rindu yang dalam menyesakkan dada,
Namun tak mampu membawa kembali.
Aku tenggelam dalam sepi,
Menghadapi malam tanpa pasti.
Setiap langkah terasa hampa,
Mengiringi jiwa yang kian rapuh.
Ku coba kuat, namun sia-sia,
Tanpa dirimu, dunia terasa runtuh