Di kala dunia terasa kelabu,
Aku berjalan sendiri, tanpa arah.
Namun hadirmu, bagaikan cahaya,
Menyinari jalan, memberi harapan.
Kamu adalah terindah,
Yang membuat duniaku kembali berwarna.
Setiap tawa, setiap langkah kita,
Menjadi kenangan yang tak terlupakan.
Di bawah langit yang sama, kita pernah berjanji,
Berjalan berdua, melangkah tanpa ragu.
Lentera di tangan kita, menyinari malam,
Membuat segala terasa lebih indah, lebih hidup.
Namun waktu membawa kita terpisah,
Namun hatiku tetap terjaga.
Aku menunggu, di setiap malam,
Lentera yang dulu kita genggam.
Kamu adalah terindah,
Yang membuat duniaku kembali berwarna.
Setiap tawa, setiap langkah kita,
Menjadi kenangan yang tak terlupakan.
Apakah kamu masih ingat,
Saat kita tertawa tanpa kata?
Hatiku masih berharap,
Kita bisa kembali, seperti dulu.
Lentera itu takkan padam,
Meski jarak memisahkan kita.
Aku menunggu, dengan harapan,
Untuk kembali bersamamu, suatu saat nanti.
Kutunggu kamu disana
Dibawah sinar lentera