(Verse 1)
Mentari pagi menyapa lembut,
Saat langkahku bertemu langkahmu.
Ada debar yang tak pernah kurasa,
Seperti dunia berhenti sejenak.
(Pre-Chorus)
Kau tersenyum, sederhana,
Namun cukup menggetarkan jiwa.
Ku tahu sejak itu,
Hatiku memilihmu.
(Chorus)
Pertama kali bertemu,
Ada rasa yang tak mampu ku ungkap.
Cinta datang tanpa tanda,
Mengisi ruang yang dulu hampa.
Pertama kali bertemu,
Seakan takdir mempertemukan kita.
Aku berharap kau rasakan,
Hal yang sama di hatimu.
(Verse 2)
Kau berjalan perlahan menjauh,
Namun bayangmu tak pernah hilang.
Sejak saat itu ku tak berhenti,
Memikirkan indahnya pertemuan ini.
(Pre-Chorus)
Kau bagai angin membawa harap,
Menari di hatiku tanpa jeda.
Ku tak ingin ini berlalu,
Biarkan waktu berhenti untukku.
(Chorus)
Pertama kali bertemu,
Ada rasa yang tak mampu ku ungkap.
Cinta datang tanpa tanda,
Mengisi ruang yang dulu hampa.
Pertama kali bertemu,
Seakan takdir mempertemukan kita.
Aku berharap kau rasakan,
Hal yang sama di hatimu.
(Bridge)
Andai waktu bisa ku ulangi,
Ku ingin kembali ke saat ini.
Melihatmu, pertama kali,
Adalah momen yang takkan terganti.
(Chorus)
Pertama kali bertemu,
Ada rasa yang tak mampu ku ungkap.
Cinta datang tanpa tanda,
Mengisi ruang yang dulu hampa.
Pertama kali bertemu,
Seakan takdir mempertemukan kita.
Aku berharap kau rasakan,
Hal yang sama di hatimu.
(Outro)
Pertama kali bertemu,
Hatiku telah memilihmu.
Dan aku berjanji pada diriku,
Takkan pernah menyerah padamu.