Air Mata Darah-文本歌词

Air Mata Darah-文本歌词

发行日期:

Yo, ini cerita luka yang tak terlihat,

Air mata jatuh, tapi warnanya merah pekat.

Bukan hanya sakit, ini adalah perang,

Setiap tetesnya bicara, tanpa suara yang terang.

Air mata ini seperti hujan di malam kelam,

Turun perlahan, membawa cerita yang tenggelam.

Aku bagai kaca yang pecah jadi serpihan,

Setiap luka kecil, membentuk genangan.

Tangisan ini bukan air, tapi bara,

Membakar dalam diam, merobek jiwa yang lara.

Ku telan kepedihan, seperti racun tanpa rasa,

Setiap tetesnya, menjadi jejak yang ku bawa.

Air mata darah, jatuh dari luka jiwa,

Mencari cahaya, tapi tenggelam di gelapnya.

Setiap tetes adalah kisah yang tergores,

Mengalir di pipi, tapi dalam hati masih terdesak.

Aku menangis, tapi tangisan ini diam,

Bagai api kecil yang memeluk malam hitam.

Setiap air mata ini adalah tinta cerita,

Menulis kisah duka di atas kertas tanpa warna.

Aku adalah pohon, tapi akarnya terbakar,

Bagai hujan yang turun di tanah penuh debu liar.

Air mata ini bukan kelemahan, tapi kekuatan,

Setiap tetesnya mengukir harapan yang tertahan.

Air mata darah, jatuh dari luka jiwa,

Mencari cahaya, tapi tenggelam di gelapnya.

Setiap tetes adalah kisah yang tergores,

Mengalir di pipi, tapi dalam hati masih terdesak.

Yo, air mata ini adalah hujan di dalam badai,

Menghapus jejak langkah yang penuh duri dan payah.

Ku berjalan di lorong tanpa ujung cahaya,

Tapi air mata ini jadi lentera yang menyala.

Bagai sungai merah, ia mengalir tanpa henti,

Membawa pergi duka, meski luka tak pernah pergi.

Aku kuat meski lelah, aku jatuh tapi bangkit,

Air mata ini bukti aku hidup dalam sakit.

Air mata darah, saksi bisu dari perjuangan,

Mengalir dari hati, menembus dinding kesepian.

Luka ini abadi, tapi aku tetap berdiri,

Air mata darah, inilah kisah hidupku yang sejati.