(Verse 1)
Seiring mentari menepi, malam mulai memeluk bumi,
Namun bayangmu tak pernah pergi, menyapa dalam sunyi.
Waktu berjalan tapi rasa tak berubah,
Hati ini terus memanggil, kau tetap yang terindah.
(Chorus)
Sinar rindu membelah langit,
Menyusup ke dalam mimpi yang sulit.
Aku menunggu, tak tahu kapan,
Kau kembali mengisi ruang yang hilang.
(Verse 2)
Langit mengirim pesan lewat bintang,
Mengabarkan rinduku tak berujung panjang.
Walau jarak memisahkanku darimu,
Namun hati ini setia menanti waktu.
(Chorus)
Sinar rindu membelah langit,
Menyusup ke dalam mimpi yang sulit.
Aku menunggu, tak tahu kapan,
Kau kembali mengisi ruang yang hilang.
(Bridge)
Mungkin esok, atau di suatu masa,
Langkah kita bertemu di persimpangan cinta.
Meski kini hanya sepi yang ada,
Hatiku terus berharap, takkan menyerah.
(Chorus)
Sinar rindu membelah langit,
Menyusup ke dalam mimpi yang sulit.
Aku menunggu, tak tahu kapan,
Kau kembali mengisi ruang yang hilang.
(Outro)
Rindu ini bagai sinar tanpa akhir,
Menembus malam, menanti pagi hadir.
Sampai kau kembali, di pelukan ini,
Aku tetap di sini, menjaga sinar rindu ini