(Verse 1)
Langit kelabu, senyap tanpa suara
Hati menangis, meski tak ada air mata
Janji yang dulu kau ucapkan begitu manis
Kini menghilang, tertusuk luka yang tak terhapus
(Pre-Chorus)
Setiap langkah, terasa begitu berat
Bayangmu masih menyiksa di setiap dekat
(Chorus)
Cinta bagaikan duri, menusuk dalam hati
Meninggalkan luka yang takkan pernah pergi
Kau hadir membawa harapan, lalu kau hilang
Kini cinta ini hanya kenangan yang terbuang
(Verse 2)
Angin berbisik, membawa aroma kenangan
Tertinggal jejak di ruang hati yang berantakan
Aku mencoba berdiri, meski terus terjatuh
Bayanganmu terus membayangi tanpa jenuh
(Pre-Chorus)
Setiap kenangan, menjadi beban yang pahit
Namun cintaku, tak bisa menghapus sakit
(Chorus)
Cinta bagaikan duri, menusuk dalam hati
Meninggalkan luka yang takkan pernah pergi
Kau hadir membawa harapan, lalu kau hilang
Kini cinta ini hanya kenangan yang terbuang
(Bridge)
Andai waktu bisa kembali, kuingin hapus semua
Namun cinta tak pernah memilih, biar luka bicara
Aku belajar menerima, meski hati menolak
Biarlah duri ini menjadi bekas yang tetap terpacak
(Chorus)
Cinta bagaikan duri, menusuk dalam hati
Meninggalkan luka yang takkan pernah pergi
Kau hadir membawa harapan, lalu kau hilang
Kini cinta ini hanya kenangan yang terbuang
(Outro)
Langit kelabu, senyap tanpa suara
Aku sendiri, menanti luka ini reda
Cinta bagaikan duri, takkan pernah sembuh
Namun aku tetap hidup, meski tanpa peluk.