(Verse 1)

Mawar Al Hani, cantiknya bak bunga

Tumbuh di tengah taman impian cinta

Namun takdir berkata lain, orang tuanya

Memilihkan jalan yang berbeda untuknya

Kekasih yang setia ditinggal begitu saja

Demi seorang pria tua, kaya raya

Harta dan tahta menggoda mata

Namun hati Mawar hampa, penuh derita

(Pre-Chorus)

Di balik kemewahan, dia terkurung

Berjalan sendiri, langkah penuh kebingungan

Jiwa yang kosong, meski dunia menunduk

Tanya pada diri, kenapa semua ini?

(Chorus)

Mawar Al Hani, bunga yang layu di tanah emas

Cinta sejati hilang ditukar dengan harta

Di setiap senyum, ada air mata

Mawar Al Hani, hidupnya hampa tanpa bahagia

Terkurung dalam lorong-lorong kesepian

Mengharapkan cinta yang tak pernah datang

Tapi apa daya, hanya bayang-bayang yang tersisa

(Verse 2)

Suatu hari datang pemuda tampan

Dengan janji manis yang memikat hati

\"Ikutlah denganku, kita kan bahagia\"

Tapi Mawar tak tahu, hanya tipu daya

Di balik kata, ada niat yang tersembunyi

Mawar hanya dijadikan pelampiasan diri

Pemuda itu pergi setelah segalanya terlambat

Meninggalkan Mawar hancur, lebih dari sekedar sakit

(Pre-Chorus)

Di lorong gelap, dia terjatuh

Di bawah langit yang tak lagi biru

Tak ada yang peduli, hanya bayang-bayang

Hidupnya hancur, entah kemana arah tujuan

(Chorus)

Mawar Al Hani, bunga yang layu di tanah emas

Cinta sejati hilang ditukar dengan harta

Di setiap senyum, ada air mata

Mawar Al Hani, hidupnya hampa tanpa bahagia

Terkurung dalam lorong-lorong kesepian

Mengharapkan cinta yang tak pernah datang

Tapi apa daya, hanya bayang-bayang yang tersisa

(Bridge)

Kini Mawar berjalan, melangkah tanpa arah

Membawa beban di hati, dan rahasia di perutnya

Dunia ini begitu kejam, penuh kepalsuan

Dan Mawar hanya ingin merasa dihargai, bukan hanya dimanfaatkan

(Chorus)

Mawar Al Hani, bunga yang layu di tanah emas

Cinta sejati hilang ditukar dengan harta

Di setiap senyum, ada air mata

Mawar Al Hani, hidupnya hampa tanpa bahagia

Terkurung dalam lorong-lorong kesepian

Mengharapkan cinta yang tak pernah datang

Tapi apa daya, hanya bayang-bayang yang tersisa

(Interlude)

(Verse 2)

Suatu hari datang pemuda tampan

Dengan janji manis yang memikat hati

\"Ikutlah denganku, kita kan bahagia\"

Tapi Mawar tak tahu, hanya tipu daya

(Chorus)

Mawar Al Hani, bunga yang layu di tanah emas

Cinta sejati hilang ditukar dengan harta

Di setiap senyum, ada air mata

Mawar Al Hani, hidupnya hampa tanpa bahagia

Terkurung dalam lorong-lorong kesepian

Mengharapkan cinta yang tak pernah datang

Tapi apa daya, hanya bayang-bayang yang tersisa

(Chorus)

Mawar Al Hani, bunga yang layu di tanah emas

Cinta sejati hilang ditukar dengan harta

Di setiap senyum, ada air mata

Mawar Al Hani, hidupnya hampa tanpa bahagia

Terkurung dalam lorong-lorong kesepian

Mengharapkan cinta yang tak pernah datang

Tapi apa daya, hanya bayang-bayang yang tersisa