(Verse 1)
Dulu kita mimpi, tanah ini sejahtera
Tapi kini tinggal cerita, semua digerogoti oleh mereka
Janji manis di mulut, tapi hati penuh dusta
Di balik senyuman, rakyat terus terluka
(Pre-Chorus)
Para pemimpin bicara, tapi tangan mereka kotor
Pundi-pundi penuh, sementara rakyat menderita
Duit jadi raja, hukum jadi budak
Hati nurani hilang, di ujung tumpukan emas
(Chorus)
Jaman edan, korupsi makin menggila
Rakyat yang jadi korban, menangis dalam derita
Jalan yang lurus kini penuh dengan kerikil tajam
Kejujuran hilang, tertinggal dalam bayangan
(Verse 2)
Kita lihat mereka berkelimpahan, harta tak terhingga
Sementara yang di bawah, harus bertahan sekuat tenaga
Semua terbungkus rapat, janji kosong berharga
Negara ini seolah jadi ladang buat para penjahat
(Pre-Chorus)
Tak ada lagi yang peduli, kecuali diri sendiri
Anggaran rakyat jadi pesta, hidup berfoya-foya
Mimpi kita terkubur, hanya jadi ilusi
Apa yang kita cari, hilang dalam polusi
(Chorus)
Jaman edan, korupsi makin menggila
Rakyat yang jadi korban, menangis dalam derita
Jalan yang lurus kini penuh dengan kerikil tajam
Kejujuran hilang, tertinggal dalam bayangan
(Bridge)
Tapi jangan pasrah, jangan biarkan mereka menang
Kita bisa bangkit, jangan diam, jangan terpengaruh
Bersama kita lawan, semua yang menindas
Mari kita bersatu, untuk masa depan yang lebih cerah
(Interlude)
(Chorus)
Jaman edan, korupsi makin menggila
Rakyat yang jadi korban, menangis dalam derita
Jalan yang lurus kini penuh dengan kerikil tajam
Kejujuran hilang, tertinggal dalam bayangan
(Chorus)
Jaman edan, korupsi makin menggila
Rakyat yang jadi korban, menangis dalam derita
Jalan yang lurus kini penuh dengan kerikil tajam
Kejujuran hilang, tertinggal dalam bayangan